Filosofi Parewa Matareng, Badik Bugis

FILOSOFI PAREWA MATARENG
(Kawali, Tappi, Bangkung,Tomba’)
INILAH YANG SAYA DIMAKSUD DALAM TULISAN NAMANYA "CAGGIRI'E" DARI KAKEK SAYA PONGGAWA DATUE BARINGENG (PANGLIMA KERAJAAN BONE) LA MAKKUNENNE.
Tappi atau sele, Tomba’ atau bessing, Badik atau kawali atau ada juga yang menyebutnya bangkung adalah senjata khas bugis makassar, digunakan sebagai alat pertahanan diri dari musuh dengan berbagai macam bentuk dan ukuran, bahkan diperkembangannya perewa matareng menjadi lambang prestise seseorang yang memakainya, biasanya bilah terbuat dari aju cenrana dan gagangnya terbuat dari aju palopo atau kayu santigi  tetapi adajuga yang gagangnya terbuat dari gading gajah, tanduk kerbau atau gigi ikan duyung bahkan ada yang terbuat dari emas...

Dena sekke uruane narekko de’ na tonra kawali/bangkung artinya
Tidaklah lengkap seorang laki-laki kalau tidak memakai, membawa badik..., awas hati-hati natangka’..ki polisi..., he he he...massu’na bukan begitu temang...ada makna yang mesti dipahami dari sebilah badik jadi tidak perlu membawa fisiknya....mari kita fahami filosofinya.......

Pangulu: dalam istilah bugis, pangulu(gagang) berarti pemimpin
Lise       : isi (besi)
Wanua  : dalam istilah bugis berarti daerah (tempat berdiamnya orang-orang)

filosofi pemimpin “padai bangkungnge madecengi narekko riabbetangi ri decenge, maja’i narekko riabbetang ri maja’e” artinya “pemimpin ibarat sebilah parang/badik akan baik jika digunakan kehal yang baik namun akan buruk jika digunakan pada hal yang tidak baik”,....jadi tergantung yang di inginkan sipembawa(rakyat)....ini juga salah satu ajaran demokrasi fersi bugis

inimi yang saya alami.....
menurut amboku...saat lahir (tidak lama setelah keluar dari rahim ibu) kakek saya memberikan sebilah keris lurus berpamor junjung derajat (tappi sapukala pamoro ara’ara’ taggattung)masih tersimpan rapi bersih dilemari, napasi tarimangnga parewa matareng...agar kelak menjadi seperti sebilah benda tajam...,(inimi juga akhirnya ada beberapa koleksiku yang harus diberikan kesahabat dan keluarga yang melahirkan anak laki-laki..., tapi tida apapaji...pengalaman baik harus diulang...he he he......manrasani maegamupa dijanci...)

mungkin begini masssuna... 
jadilah seperti sebilah tappi, kawali.....,
yang maciru...(runcing),...iyya maciru pikkiri, yang menggunakan akal untuk berpikir...ujung mparani (bagian terpenting dari parewa matareng pertama adalah ujung), jadi kalo tidak runcing tidak mantap sebuah parewa matareng, de’ nakkita atau buta (tidak melihat), logikanya kalo tidak melihat, de’ nasekke, maka tidak bisa mengenai sasaran karna tidak bisa melihat...ini menurut guru besiku... Andi Haedar dan Andi Basri...
yang matareng (tajam),...matareng nawa-nawa...memiliki ketajaman pertimbangan sebelum bertindak, tempat ketajamanya adalah matanna parewa matarenge atau baja’nya...
yang pasrah menyerahkan...diri atas pembawanya, seperti menyerahkan diri pada pembawa kehidupan (Allah SWT)

jadi parewa matareng dan pembawanya mewakilkan universalitas kehidupan
hidup butuh kepercayaan diri atas serah diri kepada Allah SWT

passulle ale...,parewa matareng juga menjadi pengganti atas diri..., seperti teman-teman yang lain memiliki “mana parewa”...dari bapak, kakek dll yang menjadi salah satu pengganti atas dirinya untuk dikenang.
“Maka jangan ragu untuk menyelipkan dipinggangmu”

Kepala boleh saja tunduk tetapi hati jangan sekalipun tunduk...!!!
katakan pada mereka hanya mulutku yang berujar hormat
tetapi KAWALIKKU tidak pernah berujar apapun....
nakko narapi wettunna...."makkatenning riwarekkeng"
parewa matareng adalah teman setia...lebih setia dari siapapun...!!!!

"maka jangan ragu untuk menyelipkan dipinggangmu"

Salam hangat tuk sahabat dekatku pecinta parewa matareng...dikampung...teman2 dimusium, puang one, kakbudi, atto, cupe, bau tau, bau aji,....(rindu secangkir kopinya he he he...)semuanya...ces..., teman dibiru henra, issa, anto, cleng,bada, yudi stkip,atto, aco, erul, mastur (bantuka matu mattompang wha ha ha...)...andi nanang, andi aan (jangan biarkan parewanya berkarat), teman2 bendo jep,beni,ucu,narwing,dodi,topan,yudi, ical juga pale... yamaneng langgo...(asselengakka dihari sibawa lawu).....penuh hormat...

Ele kele ri Gorontalo 28 Juli 2011
Singkeru Rukka
Sumber : https://www.facebook.com/notes/257283900964693/

Ditulis Oleh : Andi Wawang ~ DosoGames

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul Filosofi Parewa Matareng, Badik Bugis yang ditulis oleh Andiwawang yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Andiwawang

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Back to top