Filosofi Parewa Matareng, Badik Bugis
FILOSOFI PAREWA MATARENG (Kawali, Tappi, Bangkung,Tomba’) INILAH YANG SAYA DIMAKSUD DALAM TULISAN NAMANYA "CAGGIRI'E" DARI KAKEK SAYA PONGGAWA DATUE BARINGENG (PANGLIMA KERAJAAN BONE) LA MAKKUNENNE. Tappi atau sele, Tomba’ atau bessing, Badik atau kawali atau ada juga yang menyebutnya bangkung adalah senjata khas bugis makassar, digunakan sebagai alat pertahanan diri dari musuh dengan berbagai macam bentuk dan ukuran, bahkan diperkembangannya perewa matareng menjadi lambang prestise seseorang yang memakainya, biasanya bilah terbuat dari aju cenrana dan gagangnya terbuat dari aju palopo atau kayu santigi tetapi adajuga yang gagangnya terbuat dari gading gajah, tanduk kerbau atau gigi ikan duyung bahkan ada yang terbuat dari emas... Dena sekke uruane narekko de’ na tonra kawali/bangkung artinya Tidaklah lengkap seorang laki-laki kalau tidak memakai, membawa badik..., awas hati-hati natangka’..ki polisi..., he he he...massu’na bukan begitu temang...ada makna y...